Seluma, 10 Desember 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, Seksi Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi, mengadakan kegiatan Sosialisasi Pengolaan Pelayanan Kesehatan pada Ibu Bersalin dengan fokus pada Peningkatan Kapasitas Petugas dalam Sistem Rujukan dan Pengisian Buku KIA. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025 di Aula Dharma Wanita Kabupaten Seluma, mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Syawaludin, S.Sos, didampingi oleh Kabid Kesehatan Masyarakat, Reza Ade Putri, SST, M.H. Dalam sambutannya, Kepala Dinas menekankan pentingnya penguatan kompetensi petugas kesehatan untuk memastikan pelayanan ibu bersalin berjalan sesuai standar keselamatan dan kualitas pelayanan maternal.
Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari para Bikor serta Bidan Penolong Persalinan dari seluruh wilayah Kabupaten Seluma. Peserta mendapatkan penguatan terkait tata kelola rujukan maternal, standar pendokumentasian pelayanan melalui pengisian Buku KIA, serta peningkatan pemahaman mengenai pelayanan kesehatan yang ramah kelompok rentan.
Adapun tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini meliputi:
• Meningkatkan kapasitas petugas dalam sistem rujukan maternal agar penanganan kasus kegawatdaruratan dapat berjalan cepat dan terkoordinasi.
• Meningkatkan kemampuan petugas dalam pengisian Buku KIA sebagai instrumen penting untuk pemantauan kesehatan ibu dan bayi.
• Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bersalin, dan bayi, terutama kelompok rentan, sebagai upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Seluma.
• Memberikan pemahaman bagi penolong persalinan agar dapat melaksanakan pelayanan dengan baik, benar, dan sesuai standar klinis.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma berharap seluruh tenaga kesehatan yang hadir dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam praktik sehari-hari, sehingga mutu pelayanan maternal di Kabupaten Seluma semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu dan bayi.












