Tais, 04 Desember 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi menyelenggarakan kegiatan Verifikasi dan Analisis Data MPDN (Maternal Perinatal Death Notification) pada hari selasa 02 Desember 2025.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Syawaludin, S.Sos, didampingi oleh Kepala Bidang Kesmas, Reza Ade Putri, SST, M.H, bersama tim Kesga Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 22 Penanggung Jawab (PJ) MPDN Puskesmas se-Kabupaten Seluma serta 1 PJ MPDN Rumah Sakit, yang merupakan ujung tombak pelaporan dan penanganan kasus kematian ibu dan bayi di wilayah masing-masing.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan menekankan pentingnya akurasi dan ketepatan waktu dalam pelaporan MPDN. Verifikasi dan analisis data MPDN dilakukan untuk memastikan bahwa data kematian ibu dan bayi terekam dengan benar, sekaligus mengevaluasi penyebab kematian secara komprehensif. Melalui proses ini, diharapkan dapat ditemukan akar masalah serta dirumuskan rekomendasi perbaikan layanan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Tujuan utama kegiatan ini adalah mendukung upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Seluma. Dengan penguatan pemahaman dan peningkatan kepatuhan petugas terhadap mekanisme pelaporan, proses penanganan kasus dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Melalui kegiatan ini pula, Dinas Kesehatan menegaskan harapan agar seluruh PJ MPDN Puskesmas dan Rumah Sakit lebih patuh dalam pelaksanaan zero reporting setiap bulan. Puskesmas diwajibkan melakukan penginputan data OVP/OVM bila terjadi kematian di wilayah kerjanya, sementara Rumah Sakit menginputkan RMP/RMM jika terjadi kematian di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.
Dengan terlaksananya kegiatan verifikasi dan analisis data MPDN ini, diharapkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Seluma semakin meningkat, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di daerah tersebut.
#dinkesseluma
#dinkesmelayani
#teddyrahman
#selumaemasberlian
#mediacenterkabseluma












