Seluma, 18 Juli 2025 — Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait pemantauan pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tahun 2025, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Syawaludin, S.Sos, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya penanganan stunting secara terintegrasi. “Melalui Bimtek ini, kami berharap seluruh stakeholder dapat memahami dan mengoptimalkan pemanfaatan Aplikasi Web Aksi Konvergensi untuk pemantauan pelaksanaan aksi secara real time dan akuntabel,” ujar Rudi.
Bimtek ini menghadirkan narasumber dari BAPPEDA Provinsi Bengkulu, yaitu Dr. Jon Hendri Nurdan, SE, M.Kes, dan Ibu Heny Widyastuti, SKM, yang menyampaikan materi mengenai strategi konvergensi intervensi spesifik dan sensitif melalui aplikasi digital sebagai alat pemantauan dan pelaporan.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta lintas sektor, antara lain perwakilan dari dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Seluma yaitu BAPPEDA dan DP3AP2KB, serta perwakilan dari 14 kecamatan se-Kabupaten Seluma. Selain itu, turut hadir 14 penyuluh lapangan keluarga berencana serta 36 petugas gizi dari 22 Puskesmas di wilayah Kabupaten Seluma.
Bimtek ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar sektor dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi, mempercepat deteksi masalah gizi, serta meningkatkan kualitas intervensi di tingkat lapangan. Dengan pemanfaatan teknologi informasi melalui Web Aksi Konvergensi, pelaksanaan program penurunan stunting di Kabupaten Seluma diharapkan menjadi lebih terukur, efisien, dan tepat sasaran.
#selumaemasberlian
#teddyrahman
#mediacenterkabupatenseluma
#dinaskesehatankabupatenseluma
#dinkesmelayani
















