SELUMA – Dalam upaya memperkuat implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) hingga ke tingkat desa, Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes & PM) menggelar kegiatan Supervisi Fasilitatif Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Dusun Tengah pada Rabu (28/01/2026).
Kegiatan supervisi ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Promkes dan PM Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma beserta tim verifikasi bidang. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melakukan pembinaan, pemantauan, serta evaluasi terhadap sejauh mana program-program pembudayaan hidup sehat telah dijalankan oleh pihak puskesmas di wilayah kerjanya.
Dalam arahannya, tim dari Seksi Promkes dan PM menekankan bahwa petugas promkes di puskesmas merupakan ujung tombak dalam mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mandiri. Melalui supervisi fasilitatif ini, diharapkan puskesmas dapat mengoptimalkan kegiatan penyuluhan, pemberdayaan kader kesehatan, serta penggerakan posyandu.
“Supervisi fasilitatif ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai ruang diskusi dan bimbingan teknis. Kita ingin memastikan bahwa instrumen promosi kesehatan berjalan sesuai standar, sehingga pesan-pesan hidup sehat—seperti konsumsi makanan bergizi, aktivitas fisik, dan pemeriksaan kesehatan berkala—benar-benar sampai dan diterapkan oleh masyarakat Dusun Tengah,” ujar perwakilan Tim Promkes Dinkes Seluma.
Selama kegiatan, tim melakukan pemetaan terhadap beberapa indikator capaian program, mulai dari cakupan pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan rumah tangga, hingga keaktifan Forum Desa Siaga. Tim juga memberikan masukan strategis terkait inovasi media edukasi agar lebih menarik bagi warga setempat.
Kepala Puskesmas Dusun Tengah beserta pemegang program Promkes menyambut baik supervisi ini. Mereka menyampaikan bahwa bimbingan langsung dari Dinas Kesehatan sangat membantu dalam mengatasi kendala lapangan, terutama dalam menggerakkan partisipasi aktif masyarakat desa.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif, kemudian ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) bersama demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Seluma yang sehat dan mandiri menuju Seluma Emas.












