Seluma, 1 Januari 2026 – Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi, melaksanakan kegiatan Audit Kasus Kematian Maternal dan Perinatal Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kementerian Agama Kabupaten Seluma pada Rabu, 31 Desember 2025.
Kegiatan audit ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Reza Ade Putri, SST, MH. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa audit kematian maternal dan perinatal merupakan langkah strategis untuk mengidentifikasi penyebab kematian ibu dan bayi serta merumuskan upaya perbaikan pelayanan kesehatan ke depan.
“Melalui audit ini diharapkan dapat diperoleh rekomendasi yang tepat guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi, sehingga angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Seluma dapat terus ditekan,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 35 tim yang terdiri dari dokter, perwakilan Rumah Sakit Tais, BPJS Kesehatan, serta penanggung jawab Program Gizi dari puskesmas. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan evaluasi yang komprehensif terhadap kasus-kasus yang terjadi sepanjang tahun 2025.
Adapun bentuk kegiatan meliputi penyajian kasus Angka Kematian Bayi (AKB), audit kasus kematian neonatal tahun 2025, serta penyampaian rekomendasi dari dokter spesialis anak (Sp.A). Seluruh rangkaian kegiatan difokuskan pada analisis penyebab, kendala pelayanan, serta langkah perbaikan yang dapat diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi, serta meningkatkan skala prioritas pelayanan kesehatan yang berdampak langsung pada keselamatan ibu dan bayi.
Melalui kegiatan audit ini, diharapkan Kabupaten Seluma dapat menurunkan angka AKI dan AKB secara berkelanjutan, sehingga setiap persalinan dapat ditangani secara optimal dengan pelayanan yang aman, bermutu, dan maksimal. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan rekomendasi perbaikan untuk pelaksanaan program di masa mendatang serta menjadi bahan evaluasi bagi Program Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kabupaten Seluma.











