Seluma, 21 Desember 2025 – Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi melaksanakan penutupan kegiatan Pelatihan Pelayanan Kesehatan bagi Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KtPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tahun 2025, yang berlangsung di Grage Hotel Bengkulu, Minggu (21/12/2025).
Kegiatan pelatihan ini secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Bapak Rudi Syawaludin, S.Sos, didampingi oleh Kepala Bidang Kesmas Reza Ade Putri, SST, MH. Penutupan tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan selama beberapa hari dengan fokus pada peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam penanganan korban KtPA dan TPPO.
Pelatihan ini dihadiri oleh Tim Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Bengkulu serta Tim Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma. Peserta pelatihan berjumlah 25 orang yang terdiri dari dokter puskesmas dan rumah sakit, penanggung jawab program KtPA dan disabilitas dari 10 puskesmas, 1 rumah sakit, serta perwakilan Dinas Kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma.
Selama pelatihan, peserta dibekali dengan pemahaman mengenai konsep KtPA dan TPPO, regulasi dan kebijakan terkait, mekanisme penanganan kasus, serta pengaplikasian sistem pelaporan melalui aplikasi E-Kohort dan Simkeswa. Pada akhir kegiatan, seluruh peserta mengikuti post-test dan dinyatakan lulus. Selain itu, peserta juga menyusun rencana tindak lanjut sebagai bentuk implementasi hasil pelatihan di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan.
Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta tentang KtPA dan TPPO, memperkuat kemampuan tenaga kesehatan dalam penerapan regulasi dan kebijakan penanganan kasus, meningkatkan keterampilan dalam penggunaan aplikasi pelaporan KtPA, serta memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan KtPA dan TPPO.
Melalui kegiatan ini diharapkan penanggung jawab program dan tenaga kesehatan mampu melaksanakan tatalaksana KtPA dan TPPO secara tepat, profesional, dan terintegrasi, serta mampu melakukan pencatatan dan pelaporan kasus secara optimal melalui aplikasi Simkeswa demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi korban kekerasan di Kabupaten Seluma.












